Tampilkan postingan dengan label tips kesehatan balita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips kesehatan balita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Januari 2013

cara mengatasi sariawan pada bayi


Cara mengatasi sariawan pada bayi dengan cara alami mengatasi sariawan pada bayi, dengan melakukan beberapa cara alami mengatasi sariwan pada bayi tentunya dapat dengan mudah dan aman menyembuhkan sariawan pada bayi anda.

Sariawan tidak hanya muncul pada orang dewasa, terkadang bayipun mengalami sariawan. Munculnya sariawan pada bayi bisa disebabkan karena beberapa faktor. Sariawan dapat pula muncul karena adanya jamur jenis candida albicans, proses pertumbuhan jamur penyebab sariawan itu bisa terjadi karena putting payudara si ibu yang menyusui terdapat jamur penyebab sariawan yang jika bayi menyusu jamur tersebut akan menempel pada mulut bayi sehingga menyebabkan sariawan. Tumbuhnya jamur pada putting tersebut bisa terjadi karena beberapa hal seperti pola makan yang tidak baik, kondisi stress, sistem kekebalan tubuh yang kurang baik bahkan jamur tersebut dapat dengan mudah tumbuh karena penggunaan antibiotik.

Untuk mengobati sariawan pada bayi dengan menggunakan obat-obatan tentunya mengkhawatirkan sekali. Karena ibu tidak mengetahui secara pasti akan efek samping yang ditimbulkan bagi bayi jika diberikan obat sariawan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta untuk menyembuhkan sariawan pada bayi maka ada baiknya dapat menggunakan bahan alami untuk mengatasi sariawan pada bayi.

Probiotik
Sebaiknya ibu mengkonsumsi makanan yang tinggi akan probiotik, seperti acar, yoghurt, bahkan suplemen probiotik yang dapat memberikan keseimbangan bakteri sehat sehingga jamur penyebab sariawan tidak dapat tumbuh dan berkembang. Bagi Ibu yang mengkonsumsi jenis makanan yang kaya akan probiotik tersebut tentunya si bayi akan terhindari dari penularan bakteri penyebab sariawan. 

Diet tepat
Disamping mengkonsumsi makanan tinggi akan probiotik ada baiknya si ibu juga melakukan diet sehat tepat dan seimbang dalam menjaga kekebalan tubuh dari gangguan bakteri. Hindari makanan cepat saji maupun makanan olahan lainnya dan mengurangi konsumsi gula tentunya dapat menurunkan resiko jamur penyebab sariawan itu berkembang. Cukupi asupan makanan yang tinggi serat dan mengkonsumsi makanan dari jenis biji-bijian juga mampu memperkuat daya tahan tubuh dari serangan gangguan jamur.

Minyak kelapa
Cara mengatasi sariawan pada bayi dapat pula menggunakan minyak kelapa murni, minyak kelapa murni dapat melawan jamur yang aman dan ampuh dipergunakan. Cukup oleskan minyak kelapa tersebut pada putting ibu dan pada daerah mulut bayi yang terkena sariawan untuk mencegah perkembangnya jamur penyebab sariawan.

Bawang putih
Bawang putih merupakan sumber antibiotik alami yang kuat, bagi ibu sebaiknya mengkonsumsi bawang putih yang masih segar yang dicampurkan kedalam masakan untukmemperoleh manfaat alami dari bawang putih untuk membantu membunuh perkembangan jamur penyebab sariawan pada bayi.

Cuka sari apel
Cara mengatasi sariawan pada bayi dapat pula menggunakan cuka sari apel, untuk penggunaanya sama seperti anda menggunakan minyak kelapa tadi. Yaitu dengan mengoleskan pada puting ataupun mengoleskan pada mulut bayi yang terdapat sariawan.

Sinar matahari dan udara segar
Jamur tentunya dapat tumbuh dan berkembang pada keadaan yang gelap serta lembab, untuk mencegahnya jamur berkembang sebaiknya hindari mengenakan pakaian ketat. Dengan pakaian yang ketat tentunya sirkulasi udara tidak akan lancar dan menjadikan lebih lembab sehingga jamur penyebab sariawan akan dengan mudahnya muncul pada daerah tersebut.

Jumat, 25 Januari 2013

Cara mengatasi susah bab pada balita


Susah bab? Uh…, sungguh tidak enak. Tak heran, bila sikecil jadi rewel. Sudah berusaha habis-habisan, kotoran yang keluar bentuknya keras dan ukurannya kecil. Anus bisa menjadi lecet dan mengeluarkan darah karena iritasi.

Mungkin anak anda susah bab atau sembelit ada penyebabnya. Sebenarnya apa yang membuat anak anda susah bab? Selama ini diketahui, balita yang mendapat air susu ibu (asi) jarang sekali mengalami susah bab. Hal ini antara lain karena ASI mengandung enzim-enzim yang bisa membantu proses pencernaan. Kotoran yang keluar pun hampir selalu lunak.

Nah, balita-balita yang mendapat susu formula, cendrung mengalami susah bab. Penyebabnya antara lain karena susu sapi mempunyai komponen yang berbeda dengan ASI. Misalnya saja , susu sapi memiliki protein kasein yang lebih tinggi. Sebagai informasi, kasein adalah bagian yang paling sulit dicerna usus manusia. Apalagi bagi balita yang fungsi enzim dalam pencernaannya belum optimal, sehingga sulit baginya untuk mencerna bahan-bahan yang terkandung dalam susu sapi.

Pada anak yang lebih besar, bisa jadi susah bab disebabkan makananya yang kurang serat dan kurang cairan. Selain itu, susah bab juga bisa terjadi bila ia kurang gerak badan, atau sering menahan bab.

Sebelum anak bisa berbicara, sulit baginya untuk mengatakan kalau ia susah bab. Untuk itu, anda harus peka mengenali beberapa gejalanya. Gejala susah buang air :
  • frekuensi bab berkurang, misalnya sudah lebih dari 3 hari tidak bab.
  • anak jadi rewel, tegang dan sering menangis, mimik wajah anak memerah dan menegang saat berusaha sekuat tenaga mengeluarkan kotorannya. Tak jarang perjuanganya ini diiringi oleh tangisan, karena rasa sakit yang mendera.
  • adanya benjolan di perut kiri bagian bawah yang merupakan kumpulan tinja. Kotoran yang tidak dikeluarkan bisa menumpuk dan menyumbat usus bagian bawah. Bila berlansung lama, kotoran bisa membusuk. Akhirnya, kuman muncul dan terjadi radang usus.

Bila sudah terjadi susah bab, anda dapat mengatasi dengan melakukan :
  1. Pada balita, tekukkan kedua pahanya ke arah perut. Tindakan ini akan meningkatkan tekanan di dalam perut, dan menyebabkan kotoran terdorong keluar.
  2. Untuk merangsang rasa ingin bab pada balita, lakukan pijatan dibawah pusar secara lembut dan konstan selama kurang lebih 3 menit.
  3. Pada anak yang lebih besar, beri buah atau jus buah yang mengandung serat tinggi, misalnya prune atau pepaya.
  4. BIla segala cara sudah dicoba namun tetap tak berhasil, segera kedokter untuk evaluasi lanjut apakah ada penyebab yang lain.
  5. Jangan mundah memberikan pencahar tanpa mengetahui penyebab susah babnya.


Bila anda ingin sikecil terhindar dari susah bab, ada beberapa kiat yang dapat dilakukan.
  • jika anak masih balita, berikan ASi eksklusif sampai ia berusia 6 bulan.
  • apabila si kecil terpaksa mengonsumsi susu formula, berkonsultasilah pada dokter anak agar dapat memilih susu formula yang tepat.atau sehabis minum susu formula anda bisa memberikan air putih 
  • bagi anak yang lebih besar, biasakan mengonsumsi makanan yang cukup serat, seperti buah-buahan dan sayuran
  • bila anak telah dapat duduk sendiri, mulailah dilatih bab secara teratur, misalnya sebelum mandi pagi.
  • berikan air putih dalam jumlah cukup. Air putih berfungsi melunakan kotoran agar mudah dikeluarkan.


Demikian tips mengatasi sulit bab semoga bermanfaat buat anda semua.